Terapi Gurah untuk mengeluarkan lendir yang terinveksi kuman penyakit. Sehingga membuat suara merdu karena pita suara bersih, nafas menjadi panjang karena paru-pari menjadi bersih, otak menjadi jernih karena sumbatan yang mengarah ke otak hilang, dan mengobati berbagai penyakit : Sinusitis, flu, pilek, batuk, tenggorokan, TBC, Saluran pencernaan, dan alergi. Hubungi 08111494599, Jl. Kelapa Sawit Blok DD no.15, Kelapagading. STPT No: 001/2.60.0/31.72.06.1001/-1.779.3/2015.
Sabtu, 19 Mei 2018
Membersihkan Paru2
Membersihkan Paru2 Dengan Herbal
cara mudah membersihkan paru paru
terutama bagi perokok
maupun yg sering berdekatan dgn perokok
Kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan oleh orang-orang adalah kegiatan merokok. Merokok sangat di gemari oleh kebanyakan manusia, padahal sudah diberitahukan bahaya merokok yang akan berdampak bagi tubuh. Bukan hanya merusak organ pernafasan seperti paru paru merokok juga merusak organ penting lainnya.
Seseorang yang sudah kecanduan rokok memeng sulit untuk berhenti untuk merokok. Tapi bukan berarti seseorang yang sudah kecanduan merokok tidak bisa behenti merokok. Dengan tekad dan keinginan yang kuat merokok itu bisa di hentikan.
Bagi orang yang tidak merokok tetap harus waspada sebab orang yang tidak merokok tapi tidak sengaja merokok itu juga termasuk merokok, namanya merokok pasif, dan seseorang yang langsung merokok di sebut perokok aktif.
Merokok sangat tidak baik bagi kesehatan seluruh tubuh terutama paru-paru. Agar tetap sehat anda harus mengecek rutin kedokter, tentunya untuk cek paru paru anda memerlukan biyaya yang tidak murah. Alternatifnya anda bisa membuat ramuan pembersih paru paru bagi perokok di rumah anda, berikut ini adalah caranya.
Cara Membuat Ramuan Pembersih Paru paru Bagi Perokok Aktif Maupun Pasif
Ramuan pembersih paru paru bisa menjadi alternatif terbaik anda untuk melakukan perawat paru paru anda.
a. Bahan Cara pembuatan ramuan Pembersih Paru paru
Pertama-tama anda harus menyiapkan bahan-bahan herbal yang mudah di dapatkannya yaitu :
Sepotong kecil jahe
2 sendok bubuk kunyit
Seliter air
400 gram bawang putih yang sudah di kupas dan di potong menjadi 4
400 g gula palam
Cara pembuatan ramuan Pembersih Paru paru
Pertama-tama anda harus mencapur semua bahan tersebut dan merebusnya bersama-sama, tunggu sampai mendidih. Setelah itu masukan ke dalam wadah lalu tiriskan. Setelah itu masukan wadah yang berisi ramuan ke dalam lemari es.
Anda bisa mengkonsumsi 2 sendok makan setiap sebelum sarapan pagi, dan sore ketika perut kosong. Ramuan tersebut dapat meminimaliris racun yang di akibatkan oleh asap rokok (nikotin, tar, dan karbon monoksida. Untuk hasil yang maksimal anda harus melakukan terapi ini secara terus menerus.
Sebaiknya bagi anda yang belum menjadi seorang perokok janganlah merokok, sebab itu pemborosan sekaligus membahayakan orang di sekitarnya, jangan pernah coba-coba nanti ketagihan. Bagi anda yang sudah terlanjur menjadi seorang perokok lebih baik segera kurangi korok anda, tekadkan pada hati sendiri bahwa anda bisa hidup tanpa rokok
Cara termudah adalah gurah di ;
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Membersihkan Paru-paru
Membersihkan Paru2 Dengan Herbal
cara mudah membersihkan paru paru
terutama bagi perokok
maupun yg sering berdekatan dgn perokok
Kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan oleh orang-orang adalah kegiatan merokok. Merokok sangat di gemari oleh kebanyakan manusia, padahal sudah diberitahukan bahaya merokok yang akan berdampak bagi tubuh. Bukan hanya merusak organ pernafasan seperti paru paru merokok juga merusak organ penting lainnya.
Seseorang yang sudah kecanduan rokok memeng sulit untuk berhenti untuk merokok. Tapi bukan berarti seseorang yang sudah kecanduan merokok tidak bisa behenti merokok. Dengan tekad dan keinginan yang kuat merokok itu bisa di hentikan.
Bagi orang yang tidak merokok tetap harus waspada sebab orang yang tidak merokok tapi tidak sengaja merokok itu juga termasuk merokok, namanya merokok pasif, dan seseorang yang langsung merokok di sebut perokok aktif.
Merokok sangat tidak baik bagi kesehatan seluruh tubuh terutama paru-paru. Agar tetap sehat anda harus mengecek rutin kedokter, tentunya untuk cek paru paru anda memerlukan biyaya yang tidak murah. Alternatifnya anda bisa membuat ramuan pembersih paru paru bagi perokok di rumah anda, berikut ini adalah caranya.
Cara Membuat Ramuan Pembersih Paru paru Bagi Perokok Aktif Maupun Pasif
Ramuan pembersih paru paru bisa menjadi alternatif terbaik anda untuk melakukan perawat paru paru anda.
a. Bahan Cara pembuatan ramuan Pembersih Paru paru
Pertama-tama anda harus menyiapkan bahan-bahan herbal yang mudah di dapatkannya yaitu :
Sepotong kecil jahe
2 sendok bubuk kunyit
Seliter air
400 gram bawang putih yang sudah di kupas dan di potong menjadi 4
400 g gula palam
Cara pembuatan ramuan Pembersih Paru paru
Pertama-tama anda harus mencapur semua bahan tersebut dan merebusnya bersama-sama, tunggu sampai mendidih. Setelah itu masukan ke dalam wadah lalu tiriskan. Setelah itu masukan wadah yang berisi ramuan ke dalam lemari es.
Anda bisa mengkonsumsi 2 sendok makan setiap sebelum sarapan pagi, dan sore ketika perut kosong. Ramuan tersebut dapat meminimaliris racun yang di akibatkan oleh asap rokok (nikotin, tar, dan karbon monoksida. Untuk hasil yang maksimal anda harus melakukan terapi ini secara terus menerus.
Sebaiknya bagi anda yang belum menjadi seorang perokok janganlah merokok, sebab itu pemborosan sekaligus membahayakan orang di sekitarnya, jangan pernah coba-coba nanti ketagihan. Bagi anda yang sudah terlanjur menjadi seorang perokok lebih baik segera kurangi korok anda, tekadkan pada hati sendiri bahwa anda bisa hidup tanpa rokok
Cara termudah adalah gurah di ;
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Kamis, 19 April 2018
Obat Batuk OTC
Manfaat Dan Keamanan Obat Batuk Over The Counter (OTC) Untuk Keluhan Batuk Pada Common Cold
Oleh dr. Intan Ekarulita
Batuk adalah respon mekanis dari dalam tubuh yang diikuti dengan tertutupnya glotis dan ditandai dengan suara yang khas. [1] Batuk bukan merupakan sebuah penyakit tetapi tanda yang menandai penyakit, salah satunya adalah common cold. Obat batuk over-the-counter (OTC) masih menjadi terapi yang sering digunakan untuk mengobati batuk yang diakibatkan oleh common cold. Karena penggunaan obat batuk OTC pada common cold yang semakin banyak, tenaga medis harus mempertimbangankan efektifitas, manfaat serta keamanannya.
Batuk pada Common Cold
Berdasarkan onset, batuk pada common cold adalah batuk akut. Batuk ini berlangsung kurang dari 3 minggu. Tanpa adanya penyebab komorbid, batuk akut biasanya dapat sembuh dengan proses alami tubuh atau self-limiting. Penyebab batuk pada common cold atau infeksi saluran nafas atas sangat beragam, namun yang tersering adalah infeksi virus, antara lain adalah Rhinovirus, virus Influenza A, RSV, Coronavirus, C. pneumoniae, dan Parainfluenza virus tipe 3.[2,3]
Pemberian Obat Batuk OTC pada Common Cold
Pada batuk akut yang disebabkan oleh common cold, obat simtomatik yang dapat dibeli secara bebas (over-the-counter / OTC) umum diberikan sebagai penanganan batuk tersebut. Walau demikian, efektifitasnya masih dipertanyakan. Beberapa contoh obat batuk dan flu OTC pada common cold, antara lain:
Antihistamin, seperti difenhidramin, hidroksizin, klorferamin
Antipiretik, seperti paracetamol dan ibuprofen
Antitusif, seperti dekstrometrofan
Dekongestan, seperti : pseudoefedrin, fenilpropanolamin, fenilefrin
Ekspektoran, seperti guaifenesin[4]
Keamanan dan Kefektifan Obat Batuk OTC pada Common Cold
Obat batuk OTC pada common cold sudah dianalisis oleh Food and Drug Administration (FDA) pada tahun 1976 pada dewasa dan anak-anak dengan dosis yang sesuai. Pada data epidemiologi, penyakit common cold muncul sangat sering, maka FDA menganalisis kembali keamanan penggunaan OTC batuk pada penyakit common cold pada anak-anak ditahun 2007. Hasil dari analisis adalah melarang penggunaan obat batuk OTC pada anak-anak yang mengalami common cold di bawah 2 tahun oleh karena efek samping yang mengancam nyawa. Penggunaan obat batuk OTC yang mengantung antihistamin dan dekongestan dapat meningkatkan laju detak jantung, meningkatkan resiko kejang, dan kematian.[5] FDA juga memperingatkan untuk tidak menggunakan produk OTC yang mengandung morfin atau kodein pada anak-anak usia 12 hingga 18 tahun dan khususnya anak-anak obesitas yang memiliki kondisi Obstructive Sleep Apnea (OSA) dan penyakit paru yang mengancam karena dapat meningkatkan faktor resiko sesak nafas. Pada terapi balita, FDA memperingatkan untuk berhati-hati pada penggunaannya terhadap dosis yang berlebihan, pemberian yang terlalu sering, dan penggunaan lebih dari 1 produk OTC dengan isi yang sama.[6]
Hasil FDA tersebut sesuai dengan hasil penelitian program US National Electronic Injury Surveillance System-Cooperative Adverse Drug Event Surveillance tentang penggunaan obat batuk OTC pada common cold kasus dewasa. Penelitian menyimpulkan pasien sering tidak sesuai atau tidak mengikuti panduan penggunaan obat, sedangkan pada kasus anak-anak didapatkan beberapa efek samping dari kesalahan pemberian baik dari dosis dan frekuensinya.[7]
Secara meta-analisis oleh kolaborasi Cochrane dengan mengambil 25 penelitian tentang efektifitas penggunaan terapi OTC pada batuk dengan melihat frekuensi batuk, jumlah produksi sputum, dan penilaian tenaga ahli kesehatan pada anak-anak dan dewasa. Hasil yang didapat, penggunaan obat batuk OTC tidak cukup efektif dalam penyembuhan batuk pada common cold. Walau beberapa subjek merasakan manfaat penggunaan terapi OTC pada batuk, namun penggunaan obat batuk OTC pada common cold dinilai berpotensi bahaya.[8]
Terapi Alternatif Batuk pada Common Cold
Pada dasarnya penyakit common cold adalah penyakit yang self-limiting atau dapat sembuh dengan proses alami tubuh, sehingga obat batuk OCT tidak terlalu bermanfaat. Pasien perlu ditekankan kembali untuk beristirahat cukup dan menjaga status hidrasi. Pasien batuk perlu melalukan konsultasi ke dokter jika disertai dengan gejala-gejala seperti berikut:
Bayi di bawah usia 2 bulan dengan demam
Demam lebih dari 38 derajat Celsius
Tanda-tanda pernafasan berat, seperti pergerakan cuping hidung, bunyi mengi saat bernafas, laju pernafasan meningkat, dan retraksi saat bernafas
Bibir menjadi kebiruan
Batuk diiringi dengan tanda dehirasi
Nyeri telinga
Batuk hingga sulit tidur
Batuk lebih dari 3 minggu
Batuk dirasa semakin parah[6]
Jika pasien tidak mengalami gejala di atas, terdapat pilihan terapi alternatif untuk batuk akibat common cold. Walau demikian, perlu diperhatikan bahwa sebagian besar terapi ini masih kontroversial dan memerlukan penelitian lebih lanjut baik mengenai manfaatnya maupun mengenai keamanannya.
Inhalasi Uap Panas
Mekanismenya masih belum diketahui secara pasti, namun penggunaan inhalasi uap panas dihipotesakan dapat memperlancar pembuangan kongesti pada saluran nafas atas. Walau manfaatnya belum terbukti dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut, namun penggunaannya dilaporkan tidak memiliki efek samping sehingga aman untuk dilakukan. [9]
Echinacea
Terapi Echinacea masih sering digunakan dan dipercaya dapat menyembuhkan penyakit common cold dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Belum terdapat data yang cukup untuk menyimpulkan efektifitasnya dalam penyembuhan. Namun untuk profilaksis, Echinacea terbukti tidak dapat mencegah batuk dan flu pada penyakit common cold.[10]
Zinc
Beberapa penelitian menyimpulkan manfaat penggunaan zinc dalam menghambat pertumubuhan virus pada batuk oleh penyakit common cold khususnya dalam 24 jam pertama. [11] Walaupun demikian beberapa penelitian tidak merekomendasikan penggunaan zink pada anak-anak.[12]
Madu
Meskipun belum terdapat banyak penelitian yang membuktikan efektifitas madu dalam terapi batuk pada common cold, namun madu memiliki kandungan antioksidan dan efek antimikrobial dengan membantu pelepasan sitokin.[13] Terdapat penelitian yang melaporkan penggunaan 2,5 mL madu sebelum tidur dapat memperbaiki frekuensi dan keparahan batuk.[14]
Vitamin C
Penggunaan vitamin C sebagai terapi batuk yang diakibatkan common cold tidak terbukti efektif, namun dalam penelitian vitamin C efektif menurunkan insidensi penyakit common cold.[15]
Oleh dr. Intan Ekarulita
Batuk adalah respon mekanis dari dalam tubuh yang diikuti dengan tertutupnya glotis dan ditandai dengan suara yang khas. [1] Batuk bukan merupakan sebuah penyakit tetapi tanda yang menandai penyakit, salah satunya adalah common cold. Obat batuk over-the-counter (OTC) masih menjadi terapi yang sering digunakan untuk mengobati batuk yang diakibatkan oleh common cold. Karena penggunaan obat batuk OTC pada common cold yang semakin banyak, tenaga medis harus mempertimbangankan efektifitas, manfaat serta keamanannya.
Batuk pada Common Cold
Berdasarkan onset, batuk pada common cold adalah batuk akut. Batuk ini berlangsung kurang dari 3 minggu. Tanpa adanya penyebab komorbid, batuk akut biasanya dapat sembuh dengan proses alami tubuh atau self-limiting. Penyebab batuk pada common cold atau infeksi saluran nafas atas sangat beragam, namun yang tersering adalah infeksi virus, antara lain adalah Rhinovirus, virus Influenza A, RSV, Coronavirus, C. pneumoniae, dan Parainfluenza virus tipe 3.[2,3]
Pemberian Obat Batuk OTC pada Common Cold
Pada batuk akut yang disebabkan oleh common cold, obat simtomatik yang dapat dibeli secara bebas (over-the-counter / OTC) umum diberikan sebagai penanganan batuk tersebut. Walau demikian, efektifitasnya masih dipertanyakan. Beberapa contoh obat batuk dan flu OTC pada common cold, antara lain:
Antihistamin, seperti difenhidramin, hidroksizin, klorferamin
Antipiretik, seperti paracetamol dan ibuprofen
Antitusif, seperti dekstrometrofan
Dekongestan, seperti : pseudoefedrin, fenilpropanolamin, fenilefrin
Ekspektoran, seperti guaifenesin[4]
Keamanan dan Kefektifan Obat Batuk OTC pada Common Cold
Obat batuk OTC pada common cold sudah dianalisis oleh Food and Drug Administration (FDA) pada tahun 1976 pada dewasa dan anak-anak dengan dosis yang sesuai. Pada data epidemiologi, penyakit common cold muncul sangat sering, maka FDA menganalisis kembali keamanan penggunaan OTC batuk pada penyakit common cold pada anak-anak ditahun 2007. Hasil dari analisis adalah melarang penggunaan obat batuk OTC pada anak-anak yang mengalami common cold di bawah 2 tahun oleh karena efek samping yang mengancam nyawa. Penggunaan obat batuk OTC yang mengantung antihistamin dan dekongestan dapat meningkatkan laju detak jantung, meningkatkan resiko kejang, dan kematian.[5] FDA juga memperingatkan untuk tidak menggunakan produk OTC yang mengandung morfin atau kodein pada anak-anak usia 12 hingga 18 tahun dan khususnya anak-anak obesitas yang memiliki kondisi Obstructive Sleep Apnea (OSA) dan penyakit paru yang mengancam karena dapat meningkatkan faktor resiko sesak nafas. Pada terapi balita, FDA memperingatkan untuk berhati-hati pada penggunaannya terhadap dosis yang berlebihan, pemberian yang terlalu sering, dan penggunaan lebih dari 1 produk OTC dengan isi yang sama.[6]
Hasil FDA tersebut sesuai dengan hasil penelitian program US National Electronic Injury Surveillance System-Cooperative Adverse Drug Event Surveillance tentang penggunaan obat batuk OTC pada common cold kasus dewasa. Penelitian menyimpulkan pasien sering tidak sesuai atau tidak mengikuti panduan penggunaan obat, sedangkan pada kasus anak-anak didapatkan beberapa efek samping dari kesalahan pemberian baik dari dosis dan frekuensinya.[7]
Secara meta-analisis oleh kolaborasi Cochrane dengan mengambil 25 penelitian tentang efektifitas penggunaan terapi OTC pada batuk dengan melihat frekuensi batuk, jumlah produksi sputum, dan penilaian tenaga ahli kesehatan pada anak-anak dan dewasa. Hasil yang didapat, penggunaan obat batuk OTC tidak cukup efektif dalam penyembuhan batuk pada common cold. Walau beberapa subjek merasakan manfaat penggunaan terapi OTC pada batuk, namun penggunaan obat batuk OTC pada common cold dinilai berpotensi bahaya.[8]
Terapi Alternatif Batuk pada Common Cold
Pada dasarnya penyakit common cold adalah penyakit yang self-limiting atau dapat sembuh dengan proses alami tubuh, sehingga obat batuk OCT tidak terlalu bermanfaat. Pasien perlu ditekankan kembali untuk beristirahat cukup dan menjaga status hidrasi. Pasien batuk perlu melalukan konsultasi ke dokter jika disertai dengan gejala-gejala seperti berikut:
Bayi di bawah usia 2 bulan dengan demam
Demam lebih dari 38 derajat Celsius
Tanda-tanda pernafasan berat, seperti pergerakan cuping hidung, bunyi mengi saat bernafas, laju pernafasan meningkat, dan retraksi saat bernafas
Bibir menjadi kebiruan
Batuk diiringi dengan tanda dehirasi
Nyeri telinga
Batuk hingga sulit tidur
Batuk lebih dari 3 minggu
Batuk dirasa semakin parah[6]
Jika pasien tidak mengalami gejala di atas, terdapat pilihan terapi alternatif untuk batuk akibat common cold. Walau demikian, perlu diperhatikan bahwa sebagian besar terapi ini masih kontroversial dan memerlukan penelitian lebih lanjut baik mengenai manfaatnya maupun mengenai keamanannya.
Inhalasi Uap Panas
Mekanismenya masih belum diketahui secara pasti, namun penggunaan inhalasi uap panas dihipotesakan dapat memperlancar pembuangan kongesti pada saluran nafas atas. Walau manfaatnya belum terbukti dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut, namun penggunaannya dilaporkan tidak memiliki efek samping sehingga aman untuk dilakukan. [9]
Echinacea
Terapi Echinacea masih sering digunakan dan dipercaya dapat menyembuhkan penyakit common cold dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Belum terdapat data yang cukup untuk menyimpulkan efektifitasnya dalam penyembuhan. Namun untuk profilaksis, Echinacea terbukti tidak dapat mencegah batuk dan flu pada penyakit common cold.[10]
Zinc
Beberapa penelitian menyimpulkan manfaat penggunaan zinc dalam menghambat pertumubuhan virus pada batuk oleh penyakit common cold khususnya dalam 24 jam pertama. [11] Walaupun demikian beberapa penelitian tidak merekomendasikan penggunaan zink pada anak-anak.[12]
Madu
Meskipun belum terdapat banyak penelitian yang membuktikan efektifitas madu dalam terapi batuk pada common cold, namun madu memiliki kandungan antioksidan dan efek antimikrobial dengan membantu pelepasan sitokin.[13] Terdapat penelitian yang melaporkan penggunaan 2,5 mL madu sebelum tidur dapat memperbaiki frekuensi dan keparahan batuk.[14]
Vitamin C
Penggunaan vitamin C sebagai terapi batuk yang diakibatkan common cold tidak terbukti efektif, namun dalam penelitian vitamin C efektif menurunkan insidensi penyakit common cold.[15]
Label:
Jakarta Utara,
kelapa gading,
Obat Batuk,
OTC,
thera afiat,
verri JP MA
Senin, 16 April 2018
Amandel atau Tonsilitis
Gb. Amandel
Gb. Gendang Telinga
Oleh Dr Chandra
#Amandelitis (Tonsilitis) adl.infeksi Amandel disebabkan peradangan pd tenggorok berulang...faktor risikonya selain genetik (bawaan lahir) juga lingkungan (pola makan kurang sehat)...komplikasi Amandelitis (terutama pd anak) paling sering adl Otitis media (infeksi telinga)...terapi pilihan adl Tonsilektomi (operasi amandel). Di bawah ini adl contoh kasus anak 3 tahun diagnosis Amandelitis / Tonsilitis (T3-T3) dg komplikasi OMA (infeksi telinga) stadium supurasi (gendang telinga hampir pecah krn rongga telinga tengah penuh dg cairan)...siap di operasi amandelnya utk memperbaiki fungsi pendegarannya. Jadi jangan abaikan jika anak sering mengeluh flu, batuk, pilek, demam, nyeri telinga dan rewel...ingat ya #mencegah lebih baik daripada #mengobati, tapi mengobati lebih awal lebih baik untuk #mencegah_komplikasi....#SalamSehatSenyumSelaluSemangat!
Label:
amandel,
kelapa gading,
thera afiat,
Tonsilitis,
verri JP MA
Senin, 19 Maret 2018
Manfaat Gurah Vs Efek Samping
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Manfaat Gurah dan Efek Sampingnya.
Apa itu gurah ?
Apa Manfaat dan Efek Samping Gurah ?
Apa pantangan orang yang sedang gurah ?
Gurah merupakan salah satu metode pengobatan yang dilakukan melalui hidung, mulut bahkan organ kewanitaan.
Selain sebagai pengobatan, gurah juga biasa difungsikan untuk memperbaik suara bagi mereka yang berkecimpung di dunia tarik suara.
Meski demikian, metode yang paling banyak dilakukan adalah metode melalui mulut dan hidung. Bagi yang pertama kali mencoba, gurah akan menimbulkan rasa perih dan sedikit panas. Tapi biasanya hanya memakan waktu sekitar 5 menit saja saat ramuan mulai bereaksi. Dan tanda-tanda yang terlihat, jika gurah telah bereaksi adalah ketika mulut dan hidung mulai mengeluarkan lendir.
Gurah memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun di balik itu ada beberapa efek samping yang ditimbulkan. Walaupun begitu, disinyalir efek samping tersebut tidak terlalu berbahaya buat tubuh.
Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai manfaat maupun efek samping dari gurah.
Silahkan disimak :
1. Manfaat gurah untuk kesehatan.
a. Untuk kesehatan hidung.
- Mencegah sekaligus menyembuhkan hidung tersumbat serta pholip yang disebabkan oleh bau-bauan tertentu juga polusi udara.
- Membantu melegakan sistem pernapasan dengan melarutkan lendir yang menganggu sistem pernapasan.
- Membantu melarutkan lendir serta jamur yang terdapat pada lapisan paru-paru dan pada bagian selaputnya.
b. Untuk kesehatan tenggorokan.
- Selain bagus untuk menghindarkan hidung dari penyumbatan, gurah juga bisa membuat sehat tenggorokan.
- Mencegah serta mengatasi penyakit amendel atau toksin pada tenggorokan.
- Menghilangkan batuk kering, bronchitis dan batuk kering.
c. Kesehatan secara umum.
- Gurah bisa mengatasi gangguan penyakit asma hingga penyakit paru-paru.
- Membuat pikiran menjadi lebih jernih, pintar dan cerdas.
- Membantu menyembuhkan penyakit TBC.
- Membantu menyembuhkan gejala sakit kepala sebelah atau migrain.
- Mampu membersihkan semua kotoran yang terdapat pada saluran kemih atau kandung kencing.
- Menghindarkan tubuh dari gangguan pencernaan.
- Membantu mengatasi penyakit ginjal dengan menghancurkan batu ginjal yang telah terbetuk di saluran kemih.
- Mencegah serta menetralisir tekanan darah sehingga darah menjadi lancar kembali.
2. Efek samping melakukan gurah.
Gurah memang menjadi salah satu metode pengobatan yang memberi banyak keuntungan bagi kesehatan tubuh. Meski demikian, metode pengobatan ini juga tidak terlepas dari yang namanya efek samping.
Bahaya melakukan gurah, bisa terjadi ketika kita mengonsumsi obat gurah dengan takaran yang tidak tepat. Kelebihan dosis, bisa menyebabkan gejala sakit yang serius.
Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi pada pasien yang mengonsumsi obat berlebih seperti gangguan telinga ,bagi wanita, mengonsumsi dosis berlebih bisa mengalami gangguan mentruasi.
Hal penting yang perlu ditekankan saat melakukan gurah adalah dengan memperhatikan campuran dari ramuannya.
Meski bahan yang digunakan adalah bahan yang alami namun jika tidak sesuai dengan indikasi gejala sakit yang dialami oleh pasien, maka akan ada efek sampingnya.
3. Pantangan bagi pasien yang sedang melakukan gurah.
Sama seperti jenis pengobatan yang lain, maka gurah juga memiliki pantangannya sendiri.Beberapa pantangan gurah yang harus kamu perhatikan adalah seperti yang berikut ini :
- Konsumsi es.
- Konsumsi jenis makanan berlemak.
- Konsumsi jenis makanan pedas.
- Makanan serta minuman yang berpotensi menimbulkan infeksi dan rasa gatal.
Pengobatan gurah bisa dilakukan dengan banyak metode mulai dari hidung, tenggorokan hingga mulut bahkan organ kewanitaan. Untuk lama terapinya tergantung pada jenis penyakit yang tengah diderita. Pada jenis penyakit kronis, terapi gurah dilakukan dengan berkala selama 3 bulan lamanya. Namun untuk jenis penyakit yang ringan, gurah bisa dilakukan dalam satu kali pengobatan.
Demikian tentang Manfaat, Efek Samping, dan Pantangan orang yang melakukan Gurah .
Semoga bermanfaat.
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Untuk peta alamat bisa klick google map berikut :
https://goo.gl/maps/9k5vJNmz1iM2
Minggu, 18 Maret 2018
Srigunggu Untuk Gurah
MANFAAT SENGUNGU/SRIGUNGGU
BAGIAN YANG DIGUNAKAN : Seluruh bagian tumbuhan.
SENGUNGU
Tumbuhan ini berkhasiat untuk:
- menjernihkan suara,
- batuk, sesak napas (asma), radang saluran napas (bronkitis),
- tulang patah (fraktur), memar, rematik,
- perut busung, cacingan,
- malaria,
- memulihkan tenaga sehabis melahirkan, dan
- digigit ular, bisul.
CARA PEMAKAIAN :
_Seluruh tumbuhan sebanyak 10 - 15 g direbus atau digiling menjadi bubuk dan diseduh, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daunditumbuk segar ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau daun segar direbus, airnya untuk mencuci luka._
```CARA Pemanfaatan Sengungu```
*1. Menjemihkan suara*
_Akar senggugu sebanyak 10 g ditumbuk halus. Tambahkan 1/2 cangkir air masak sambil diremas merata. Peras dan saring, lalu minum sekaligus._
*2. Asma, bronkitis, sukar kencing.*
_Akar senggugu sebanyak 10 g diiris tipis-tipis lalu diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin, diminum._
*3. Borok berair*
_Daun segar secukupnya direbus. Setelah dingin airnya dipakai untuk mencuci borok._
*4. Rematik*
Daun senggugu segar ditumbuk dengan adas pulasari atau daun senggugu muda diremas halus dengan sedikit kapur. Baban tersebut lalu dibalurkan di tempat yang sakit.
*5. Perut busung, cacingan*
Daun senggugu, temulawak, dan sedikit garam diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin disaring, lalu minum sekaligus.
*6. Batuk*
```Buah senggugu dikunyah dengan sirih, airnya ditelan. Atau buahnya sebanyak 2 buah dicuci bersih lalu dikunyah perlahan-lahan, dan telan. Setelah itu, minumlah air hangat.```
*CATATAN :*
_Di daerah Imogiri, Yogyakarta, senggugu digunakan oleh pengobat tradisional Gurah, yaitu kulit akar ditumbuk dan diseduh dengan air, kemudian diteteskan pada hidung untuk menjernihkan suara, mengeluarkan lendir dari tenggorokan, dan pengobatan sinusitis.
mau gurah,,,?
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Untuk peta alamat bisa klick google map berikut :
https://goo.gl/maps/9k5vJNmz1iM
Selasa, 13 Maret 2018
PanSinusitis
PanSinusitis
Pansinusitis adalah infeksi sinus (rongga wajah) lebih dari 2 sinus bilateral...
Gejala klinisnya: flu lama, hidung buntu, post nasal drip/ ingus keluar dari hidung ke arah tenggorok, nyeri sekitar hidung, wajah dan kepala, telinga terasa mampet, fatique, sesak nafas, halitosis / mulut bau dst....
Ini adalah hasil
CTScanSinusParaNasal dg diagnosis RhinoSinusitis Kronis grade 3
Terapi definitif adalah dg pembedahan sinus untuk mengembalikan fungsi sinus
Mencegah lebih baik daripada mengobati tetapi mengobati lebih baik daripada mengabaikan karena komplikasi Sinusitis adalah otitis, meningitis dan abses otak...
Semoga bermanfaat ya dan jangan biarkan penyakit infeksi terlambat mendapatkan pengobatan.
Sumber drchandra
Namun, apabila langkah medis sudah dicoba namun belum sembuh juga. Cobalah berikhtiar kembali lagi ke pengobatan alamiah, Islami dan tradisional dengan cara di gurah cor atau gurah hidung atau gurah suara di Rumah Sehat Thera Afiat.
Alamat thera afiat
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading
Jakarta utara
Telp. Verri 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Untuk peta alamat bisa klick google map Thera Afiat atau Masjid Al Istiqomah KelapaGading.
https://goo.gl/maps/9k5vJNmz1iM2
Langganan:
Postingan (Atom)






