Tampilkan postingan dengan label ISPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISPA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2020

Istinsyaq VS Ispa




Istinsyaq vs Ispa

Apa itu istinsyaq? Istinsyaq adalah sunah dalam wudhu, yaitu menghirup air ke dalam rongga hidung. Rasulullah menganjurkan istinsyaq pasti karena ada maksud dan tujuannya.

Dalam dunia kesehatan, istinsyaq sama halnya dengan nasal irrigation yaitu mencuci rongga hidung dari segala macam kotoran yang bersarang di dalamnya, mulai dari debu hingga bakteri.
Itu bisa membantu mencuci semua kuman-kuman atau alergi yang kayak debu ataupun bakteri ataupun virus dari hidung. Cuma kalau dilakukan harus sampai ke belakang," ujar dr Bagas Wicaksono SpTHT-KL dari RSIA Kemang Medical Care, Rabu (15/5/2019).

Jika dalam sehari kita menunaikan sholat 5 waktu dan setiap berwudhu kita beristinsyaq sebanyak tiga kali, maka dalam satu hari kita sudah membersihkan rongga hidung dari kuman sebanyak 15 kali.

Artinya kesehatan dan kebersihan rongga hidung tetap terjaga dan terhindar dari berbagai macam penyakit saluran pernapasan, seperti influenza dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA.
Sourcedetikhealth051519.

Apabila dirasa sulit untuk istinsyaq, untuk menghilangkan ISPA bisa saja digurah.

Bagi teman2 yang mau gurah bisa hubungi :
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl kelapa sawit raya blok DD no. 15
Kelapa Gading,
Jakarta Utara

Telp WA 08111494599
HP 087883171247
Thabib Verri JP, MA,
Ahli Gurah Hidung dan Suara

Gurah di Tangsel
Jl Kalasan B15/1
Sarua Permai - Pamulang
Wa 08111494599

#gurah
#gurahhidung
#gurahsuara
#gurahcor
#ahligurahterdekat
#tukanggurah
#tukanggurahterdekat
#gurahtheraafiat
#gurahkelapagading
#gurahjakartautara
#JakartaUtara
#KelapaGading
#Kursusahligurah
#KursusGurahCor
#KursusGurahHidung
#kursus GurahSuara
#ThabibVerriJPMA
#gurahbintaro
#gurahbsd
#gurahpamulang
#gurahciputat
#gurahsaruapermai

Label
Gurah Hidung, Gurah Suara, Gurah Kelapa Gading, Gurah Ciputat, Gurah Sarua Permai, Gurah BSD, Gurah Bintaro, Gurah Pamulang, Verri JP MA, Tukang Gurah Terdekat, ahli gurah,

Senin, 29 Juli 2019

Udara Jakarta Terburuk Di Dunia, Waspadai Ispa



Polusi Udara Jakarta Hari Ini Terburuk Ketiga Dunia;


Aplikasi pemantau kualitas udara Air Visual mencatat udara di Jakarta pada kategori tidak sehat pada Senin (22/7) siang. Jakarta pun melonjak dari urutan kesembilan kualitas udara terburuk di dunia jadi urutan ketiga kualitas udara terburuk.

Sumber :Isfari Hikmat - 20DETIK  Senin, 22 Jul 2019 16:24 WIB.

Kotornya udara buruk Jakarta akan mengakibatkan sakit ISPA pada warganya.

 ISPA adalah singkatan dari infeksi saluran pernapasan akut adalah penyakit infeksi pada satu bagian atau lebih saluran pernapasan mulai dari hidung sampai paru-paru dan berlangsung sampai 14 hari.

Gejalanya ; demam, batuk, pilek, hidung tersumbat, bersin2, nyeri tenggorokan saat menelan, suara serak, sakit kepala, pegal2, atau nyeri sendi, lesu, lemas, frekwensi napas cepat.

Pencegahan Ispa:
1. Tutup mulut dan hidung saat bersin
2.cuci tangan dengan sabun seusai batuk atau bersin
3.gunakan masker
4.tidak merokok
5.minum vitamin C
6. Olah raga
7. Vaksinasi
8. Peduli kebersihan dan lingkungan
9. Jangan membuang dahak dan ingus sembarangan.

Solusinya adalah membersihkan lendir yang sudah terkena virus, corona virus, virus influenza, bakteri atau kuman lainnya dengan cara digurah.

Penanganan ispa :
1. Istirahat cukup
2. Makan makanan bergizi
3.beri minuman lebih banyak terutama saat batuk dan demam.
4.diberi obat penurun panas
5. Hindari penularan ke orang lain.
6. Merawat ke dokter.
7. Pengobatan tradisional bisa dilakukan oleh ahli gurah hidung.

Untuk gurah hidung atau gurah pernapasan bisa dilakukan oleh ahlinya di Jakarta.

Bisa hubungi Gurah Center :
Rumah  Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247

Minggu, 21 Juli 2019

Masuk Kemarau Waspadai Ispa



Memasuki Kemarau, Waspadai ISPA.
Musim pancaroba tengah berlangsung. Kondisi iklim dan suhu tak menentu membuat bakteri maupun virus penyakit semakin mudah berkembang. Tidak sedikit kondisi fisik masyarakat mengalami gangguan sepele tapi tak sepele, batuk.
Batuk merupakan gejala Ispa.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau Ispa.

Batuk merupakan salah satu gejala tersering yang timbul akibat infeksi saluran napas. Infeksi saluran napas dapat disebabkan oleh bakteri, virus ataupun jamur.

Salah satu infeksi saluran napas yang paling sering terjadi adalah sakit flu (common cold) yang terjadi akibat infeksi virus. Disamping batuk, gejala lain yang dapat menyertai flu antara lain hindung tersumbat dan demam. Umumnya keluhan pada penyakit ini bersifat akut (hanya terjadi dalam beberapa hari) dan dapat sembuh sendiri dengan beristirahat.

Namun, keluhan batuk dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh dibandingkan keluhan lainnya. Hal ini dapat terjadi karena saluran udara yang masih sensitif dan meradang paska infeksi.

Disamping sakit flu, terdapat suatu infeksi saluran napas yang lebih berbahaya, yang dikenal dengan nama pneumonia. Pneumonia dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, mikoplasma, jamur, dll.

Pada pneumonia, batuk yang terjadi akan disertai dengan pengeluaran lendir berwarna kehijauan. Disamping itu, gejala lain dari pneumonia adalah demam tinggi, menggigil, nyeri dada, badan terasa lemas, lelah dan mual. Pnemonia juga merupakan suatu penyakit paru yang bersifat akut dan dapat disembuhkan dengan antibiotik dalam waktu 2 atau 3 minggu.

Seperti halnya pada penyakit flu, meskipun pneumonia merupakan penyakit yang akut, namun keluhan batuk pada pneumonia dapat berjalan kronis dan bertahan lebih lama dibandingkan keluhan lainnya.
-o0o-

 https://gurahcor.blogspot.com/2019/01/ispa-vs-gurah.html?m=1

Pengobatan alternatif sakit ISPA dengan gurah hidung  bisa hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

#notaverrijp
#Theraafiat
#ispa
#infeksisalurannapasakut

Selasa, 22 Januari 2019

ISPA VS GURAH


Ispa
Seri Tulisan Batuk Pergantian Musim
Oleh dr. Dissy Pramudita

Musim pancaroba tengah berlangsung. Kondisi iklim dan suhu tak menentu membuat bakteri maupun virus penyakit semakin mudah berkembang. Tidak sedikit kondisi fisik masyarakat mengalami gangguan sepele tak sepele, batuk.

Batuk merupakan salah satu dari 5 alasan tersering seseorang berobat ke dokter. Dengan banyaknya pilihan obat batuk di pasaran, sebagian besar orang telah mencoba untuk mengatasi sendiri keluhan batuknya.

Sebagian jenis batuk dapat diatasi hanya dengan menggunakan obat batuk yang dijual dipasaran, namun pada sebagian kasus lainnya batuk ini dapat terus berlanjut dan tidak kunjung membaik.

Batuk yang terus berlanjut selama beberapa minggu dapat terjadi akibat batuk yang membandel ataupun akibat suatu penyakit lain yang lebih serius dan memerlukan pengobatan khusus. Batuk yang berlangsung selama lebih dari 14 hari atau terjadi dalam 3 episode selama 3 bulan beturut-turut disebut sebagai sebagai batuk kronik atau batuk kronik berulang.

Batuk kronik tidak boleh dianggap sepele. Terdapat beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya batuk kronik, antara lain asma dan alergi, infeksi saluran napas, TB paru, gastroesophageal reflux disease (GERD), penyakit paru obstruktif kronis (PPOK ) yang terutama menyerang perokok, dll. Umumnya sulit bagi seseorang untuk mengetahui penyebab batuk kronis yang dialami dirinya.

Selama ini, hanya dokter yang dapat memberikan informasi apa yang menjadi penyebab batuk yang dialami seseorang. Melalui artikel ini, Kami akan ulas beberapa hal yang dapat menyebabkan batuk kronis, sehingga Anda dapat mengetahui langkah apa yang harus dilakukan dalam menghadapi batuk kronis.

Infeksi Saluran Napas
Batuk merupakan salah satu gejala tersering yang timbul akibat infeksi saluran napas. Infeksi saluran napas dapat disebabkan oleh bakteri, virus ataupun jamur.

Salah satu infeksi saluran napas yang paling sering terjadi adalah sakit flu (common cold) yang terjadi akibat infeksi virus. Disamping batuk, gejala lain yang dapat menyertai flu antara lain hindung tersumbat dan demam. Umumnya keluhan pada penyakit ini bersifat akut (hanya terjadi dalam beberapa hari) dan dapat sembuh sendiri dengan beristirahat.

Namun, keluhan batuk dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh dibandingkan keluhan lainnya. Hal ini dapat terjadi karena saluran udara yang masih sensitif dan meradang paska infeksi.

Disamping sakit flu, terdapat suatu infeksi saluran napas yang lebih berbahaya, yang dikenal dengan nama pneumonia. Pneumonia dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, mikoplasma, jamur, dll.

Pada pneumonia, batuk yang terjadi akan disertai dengan pengeluaran lendir berwarna kehijauan. Disamping itu, gejala lain dari pneumonia adalah demam tinggi, menggigil, nyeri dada, badan terasa lemas, lelah dan mual. Pnemonia juga merupakan suatu penyakit paru yang bersifat akut dan dapat disembuhkan dengan antibiotik dalam waktu 2 atau 3 minggu.

Seperti halnya pada penyakit flu, meskipun pneumonia merupakan penyakit yang akut, namun keluhan batuk pada pneumonia dapat berjalan kronis dan bertahan lebih lama dibandingkan keluhan lainnya.
-o0o-

Pengobatan alternatif sakit ISPA dengan gurah hidung  bisa hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Senin, 02 November 2015

ISPA


Ispa
Seiring dengan asap kebakaran hutan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia menimbulkan dampak negatif dengan terjangkitnya penyakit infeksi Saluran Pernapasan Atas (Akut).
Polusi udara juga berpengaruh besar terhadap Ispa, selain itu asap rokok juga mempengaruhi daya tahan paru-paru, oleh karena itu penduduk Jakarta, Riau, Palembang, Medan, Palangkaraya banyak yang terkena Ispa.


Definisi Ispa di masyarakat memiliki dua makna. Makna pertama adalah infeksi saluran pernapasan atas, maksud kata atas di sini adalah organ tubuh, dari hidung, faring, laring sampai saluran pita suara.
Sedangkan definisi infeksi saluran pernapasan akut bila dilihat dari onset atau perjalanan penyakit. Akut artinya baru dalam hitungan hari, namun secara organ bisa saja yang ditemukan organ saluran pernapasan atas ataupun bawah (dari trakea sampai bronchus dan jaringan paru).

Napas adalah jalan masuk yang harus dilalui  melalui hidung, mulut, faring, laring, trakea, bronchus, dan jaringan paru yang dibangun di atas alveolus untuk proses pernapasan. Tujuan respirasi (pernapasan)  adalah memperoleh oksigen (O2)  untuk digunakan oleh sel tubuh dan untuk mengeluarkan karbondioksida (CO2) yang diproduksi oleh sel.[1]

Istilah Ispa sendiri memiliki istilah yang spesifik, misalnya untuk saluran napas atas : sinusitis, faringitis dan larigitis. Sedangkan untuk saluran napas bawah : brokhitis,  dan pneumonia.

Gejala Ispa
-          Demam
-          Ingusan
-          Bersin
-          Sakit saat menelan.

Penyebab Ispa adalah :Virus, bakteri dan jamur. Resiko utama adalah suara serak. Jika menyerang saluran bawah biasanya terdapat darah saat batuk, nyeri dada bila sampai ke paru-paru.

Penyebab orang terkena Ispa adalah daya tahan tubuh yang turun, kelelahan, stres, kurang istirahat,  yang menyebabkan infeksi lebih mudah terjadi. Selain itu bisa juga faktor lain seperti polip di hidung, tulang hidung yang bengkok,  dan gangguan pada sinus, pembengkakan tonsil, atau amandel, bekas tuberculosis, dengan kerusakan paru-paru.

Penularan Ispa bisa saja menular melalui udara dengan sumbernya percikan bersin atau batuk. Untuk itu sebaiknya yang sakit agar menggunakan masker agar memutus mata rantai penularan. Paling sederhana untuk memutus mata rantai adalah dengan membuang tissue pada bak sampah yang tertutup.
Anak kecil dan orang tua biasanya yang mudah tertular Ispa, karena daya tahan tubuh mereka yang rendah. Bagi orang tua biasanya karena memiliki penyakit degeneratif, sehingga kalau kena Ispa oksigen dalam darah menjadi turun. Efeknya, kalau dia sakit jantung membuat jantungnya harus bekerja lebih keras lagi. Ini yang menyebabkan terjadinya gagal jantung, untuk itu harus ditangani ICU segera.

Terapi untuk Ispa
Terapi Ispa harus berdasarkan penyebabnya, jika hanya virus, maka cukup istirahat, makan dan minum yang baik, untuk menaikkan daya tahan tubuh, konsumsi vitamin C juga dapat membantu.

Penggunaan obat biasanya dilakukan untuk mengatasi gejala, misalnya antipiretik untuk demam. Obat penencer dahak (mukolitik), atau obat penahan batuk (antitusif) jika pasien memiliki riwayat sakit batuk.

Penggunaan antibiotik hanya bila pencetus sakitnya karena bakteri. Demikian juga untuk penggunaan anti jamur.

Salah satu pencegahan Ispa adalah dengan menjalani vaksin influenza. Untuk itu tingkatkan daya tahan tubuh, konsumsi makanan bergizi dan seimbang, istirahat dan olah raga yang cukup dan kendalikan stres.

Terapi Gurah

Gurah adalah membersihkan dan mengeluarkan lendir kotor, beracun dan terinfeksi berbagai kuman penyakit dengan cara meneteskan ramuan khusus ke dalam lubang hidung.
Khasiat dari ramuan tersebut membuat syaraf tubuh bereaksi menekan, mendorong dan mengeluarkan lendir kotor yang terinfeksi penyakit, mengandung racun dan kotoran. Lendir akan keluar melalui rongga mulut dan rongga hidung. Sehingga seluruh saluran pernafasan, pencernaan dan peredaran darah akan bersih dan lancar.

Dosis Gurah :
-          Cepat, setiap sebulan sekali.
-          Lambat, setiap 40 hari sekali.

Pantangan :
Minum es, makanan pedes, makanan bersantan dan makan makanan berminyak (gorengan).

Untuk konsultasi gurah dan herbal untuk Ispa bisa hubungi :
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:





[1] Laura Lee Sherwood, Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem, EGC, Jakarta, 2011.

Senin, 04 Mei 2015

Ispa dan Gastrointritis

Ispa dan Gastrointritis

Pergantian musim atau pancaroba seringkali menimbulkan banyak masalah kesehatan. Gangguan-gangguan kesehatan rentan datang pada orang-orang dengan daya tahan tubuh yang kurang baik saat peralihan musim itu tiba. Udara yang sebelumnya panas tiba-tiba menjadi dingin dan lembab. Kondisi tersebut membuat tubuh kurang nyaman dan mudah terserang penyakit.

Penyakit yang biasanya muncul pada masa pancaroba, antara lain gangguan pernapasan ISPA (Infeksi Saluran Napas Atas), gangguan pencernaan (gastrointritis) seperti muntaber dan diare. Hingga saat ini Demam Berdarah (DB) masih menjadi penyakit yang populer diderita masyarakat, meski angka kejadiannya belum terlalu tinggi, namun di beberapa rumah sakit mulai banyak pasien diare dan muntaber yang datang. Faktor perilaku masyarakat yang kurang memahami pentingnya kebersihan lingkungan meningkatkan angka kejadian timbulnya penyakit-penyakit saat masa peralihan musim ini semakin tinggi.

Sampai saat ini ISPA masih menjadi nomor satu. Sebaiknya masyarakat waspada akan perubahan cuaca, kelembaban yang signifikan akan mempengaruhi saluran napas bagian atas terutama tenggorok, hidung, dan paru-paru. Gangguan tenggorokan dan pilek pada pergantian musim memang agak berbeda, gangguan tersebut biasanya susah untuk dihentikan dan berlangsung agak lama. Semakin lama dan semakin bandel sembuh.

Gastrointritis (gangguan pencernaan) biasanya terjadi karena adanya peralihan kotoran atau sampah yang biasa ada di daerah perifer. Kotoran tersebut kemudian terbawa oleh aliran air, dan menyebabkan orang terpapar oleh infeksi / gastrointritis yang biasa kita kenal sebagai diare atau muntaber. Kejadian ini biasanya melanda mereka yang suka jajan atau makan diluar. Diare dikatakan sebagai penyakit meluar. Ia ditularkan oleh kotoran ke manusia melalui perantara lalat. Banyaknya lalat saat peralihan musim seperti saat ini membuat kita harus lebih memperhatikan  kebersihan sampah disekitar kita. Jika kebersihan lingkungan dan sampah terjaga, maka secara otomatis akan mengurangi populasi lalat.

Tips sederhana mengantisipasi datangnya pergantian musim :
Jaga kondisi tubuh jangan terlalu capek
Perhatikan diet atau makanan yang dikonsumsi
Sebisa mungkin hindari hujan, jika terlanjur usahakan segera mengkonsumsi minuman hangat untuk meningkatkan suhu tubuh seperti semula.

Untuk info gurah pernafasan dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:


Tag:
Ispa, Gastrointritis, Mengapa gurah,  Imogiri, Srigunggu, Gurah Hidung, Gurah Mulut, Gurah Vagina, Thera Afiat, thera institute, the thera Institute of Indonesia, verri JP MA, Artikel.,



Selasa, 24 Maret 2015

Ispa

ISPA

Sekilas Tentang Infeksi Saluran Pernafasan Akut.  Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau yang lebih sering di singkat dengan ISPA atau dalam istilah bahasa inggrisnya Acute Respiratory Infections (ARI) merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran nafas mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya seperti sinus, rongga telinga tengah, dan pleura. Penyakit ISPA merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak, karena sistem pertahana tubuh anak masih rendah. Istilah ISPA meliputi 3 unsur yaitu infeksi, saluran pernafasan dan akut yang dimana unsur tersebut memiliki arti sebagai berikut :
1.Infeksi
Adalah masuknya kuman atau mikroorganisme ke dalam tubuh manusia dan berkembang biak sehingga menimbulkan gejala beberapa penyakit.
2.Saluran Pernafasan
Adalah organ mulai dari hidung hingga alveoli beserta organ adneksanya seperti sinus-sinus, rongga telinga tengah, dan pleura.
3.Infeksi Akut
Adalah infeksi yang langsung sampai dengan 14 hari . Batas 14 hari diambil untuk menunjukan proses akut meskipun untuk beberapa penyakit yang dapat di golongkan dalam ISPA proses ini dapat berlangsung lebih dari 14 hari.

Tanda Dan Gejala ISPA

Lengkapnya pls klick :

Tanda dan Gejala ISPA

Yang termasuk dari gejala ISPA adalah badan pegal-pegal (myalgia), beringus (rhinorrhea), batuk, sakit kepala, sakit pada tenggorokan. Penyebab terjadinya ISPA adalah virus, bakteri dan jamur. Kebanyakan adalah virus. Diagnosis yang termasuk dalam keadaan ini adalah rhinitis, sinusitis, faringitis, tosilitis dan laryngitis.
Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) terbagi menjadi 2 golongan yaitu :
ISPA non-Pneumonia : Di kenal masyarakat dengan istilah batuk pilek.
Pneumonia : Apabila batuk pilek di sertai gejala lain seperti kesulitan bernafas, peningkatan frekuensi nafas (nafas cepat).
(Source: Fokus, Hati dan Pikiran)

Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:


Tag :

ISPA, ARI, Acute Respiratory  Infection,  ISPA Non Pneumena, Batuk, Pilek, Nafas Cepat, Thera Afiat, Gurah Cor, Gurah, Thera Institute, Artikel, Verri JP MA,